...Ehmmm....masih bingung mau nulis apa, sepertinya banyak sekali yang perlu di upgrade dari blog ini..#karo tampilane blogger.com wae malah binging (kata tukul pertinyiinyi)..
mungkin esok hari....
mungkin esok nanti...
...kata mas iwan fals...
sekian dulu lah..
Kamis, 08 Januari 2015
Tahun baru harapan baru..
Diposting oleh joao de pinto di 18.41 0 komentar
Selasa, 13 November 2012
Sensus prameker 2012...mohon maaf blm semua bisa masuk
Diposting oleh joao de pinto di 19.51 1 komentar
Selasa, 23 Oktober 2012
Kereta Prameks Berhasil Dievakuasi
"Rangkaian kereta Prameks yang anjlok dan terguling berhasil dievakuasi sekitar pukul 04.30 WIB dan lokasi kejadian sudah bersih sehingga jalur rel ganda kembali dapat dibuka," kata Kepala Hubungan Masyarakat PT KA Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto.
Menurut dia, jalur rel kereta sudah dapat dilewati mulai pukul 06.30 WIB. "Kereta api yang sudah lewat di antaranya KA Logawa dan Bima sekitar pukul 07.00 WIB," katanya.
Ia mengatakan, rangkaian KA Prameks tersebut setelah dievakuasi kemudian ditarik ke Depo Prambanan untuk pemeriksaan. "Rangkaian KA Prameks sementara waktu masih di Depo Prambanan untuk pemeriksaan baik dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) maupun dari PT KA sendiri," katanya.
Eko mengatakan, setelah pemeriksaan tersebut KA Prameks baru akan dibawa ke Balai Yasa untuk diperbaiki. "Setelah semua pemeriksaan selesai maka rangkaian gerbong akan diperbaiki sehingga dapat dioperasionalkan lagi," katanya.
Pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat luas atas kejadian tersebut karena merupakan musibah. "Kami mohon maaf kepada masyarakat baik yang menjadi korban dalam kejadian tersebut maupun pengguna layanan PT KA atas keterlambatan sejumlah kereta api," katanya.
Kereta Api Prameks anjlok dan terguling di Dusun Krajan, Tirtomartani, Kalasan pada Selasa (22/10) sekitar pukul 16.45 WIB. Sebanyak 40 penumpang mengalami luka, 29 di antaranya rawat jalan dan 11 rawat inap di RS Panti Rini serta RS Bhayangkara Polda DIY.
Rangkaian kereta yang terguling adalah gerbong satu, dua, dan tiga, sedangkan posisi terguling melintang di atas rel ganda sehingga menghambat perjalanan kereta api lainnya.
source:kompas.com
Diposting oleh joao de pinto di 22.46 0 komentar
Minggu, 08 Juli 2012
Tahukah anda Asal muasal Kreta Pramek (aslinya)
KRDE eks. KRL Holec
Diposting oleh joao de pinto di 21.32 0 komentar
Selasa, 10 April 2012
Tertibkan Gerbong Khusus Wanita Prameks Warna Ungu

Rabu, 11/04/2012 11:36 WIB
Tertibkan Gerbong Khusus Wanita Prameks Warna Ungu
Anitana Widya Puspa - suaraPembaca
Yogyakarta - Saya merupakan pelanggan setia kereta api Prambanan Ekspress (Prameks), saya merasa senang dengan adanya gerbong khusus wanita yang disediakan oleh Prameks.
Gerbong khusus ini biasanya terdiri atas 2 hingga 3 gerbong. Adanya gerbong khusus wanita ini membuat saya merasa lebih nyaman untuk menghindari desak-desakkan antara kaum wanita dengan pria saat kereta sedang padat penumpangnya yang memungkinkan teradinya pelecehan.
Sejauh pengamatan saya para petugas dengan tertib dan tegas mengusir setiap penumpang pria yang masuk kegerbong khusus wanita tersebut bahkan termasuk pasangan kekasih ataupun suami istri.
Selain itu para petugas tidak membiarkan wanita di gerbong khusus wanita berdiri, sedapat mungkin semua wanita mendapatkan tempat duduk. Petugas dengan tegas menegur penumpang yang cuek untuk mengefektifkan tempat duduk.
Kalaupun memang sudah benar-benar penuh penumpang yang berdiri dipindahkan ke gerbong lain yang masih tersisa tempat duduk. Untuk para petugas ini saya angkat topi, mereka melaksanakan tugas dengan disiplin tanpa mempedulikan sepadat apa pun penumpang hari itu.
Namun kekaguman saya hanya terjadi kepada para petugas yang bekerja di kereta api Prameks warna kuning, sebab pada kereta api Prameks yang berwarna ungu yang terjadi adalah sebaliknya.
Terhitung sudah 3 kali, termasuk minggu lalu ketika saya menggunakan kereta api Prameks warna ungu, saya juga duduk di gerbong khusus wanita. Tetapi ada hal yang janggal karena di gerbong khusus wanita terdapat beberapa orang pria yang duduk.
Awalnya saya mengira mereka adalah penumpang yang nekat karena belum kena tegur oleh petugas.Tak lama kemudian petugas datang, namun membiarkan begitu saja. Padahal tertera di dinding gerbong, "GERBONG KHUSUS WANITA".
Tentunya ketidakpedulian petugas membuat saya merasa jengkel karena merasa gerbong kusus wanita tersebut menjadi tidak ada fungsinya.
Oleh karenanya saya berharap agar kereta api Prameks untuk menertibkan fungsi gerbong khusus wanita tidak hanya pada Prameks warna kuning saja.
source:http://suarapembaca.detik.com/read/2012/04/11/113648/1889673/283/tertibkan-gerbong-khusus-wanita-prameks-warna-ungu
Diposting oleh joao de pinto di 22.23 0 komentar
Minggu, 12 Februari 2012
Happy Bitrhday Prameker
ga terasa udah bertahun2 prameker kutoarjo yah...critane ulang tahun, tp rodo telat, harusnya 12 februari....sugeng tanggap warso Prameker..
Diposting oleh joao de pinto di 19.54 0 komentar
Minggu, 15 Januari 2012
...babay Embak, smoga dirimu menemukan lagi KA Pramek di Batavia sana
...senyum ini tidak lama lagi akan segera menghilang di deretan kereta Pramek, dan antrian peron di STA Tugu dan Lempuyangan, beliau akan segera menunaikan kewajiban yang baru di Batavia sana...smoga sukses mbak diah, nderek mangayubagyo saget kempal malih kaliyan kangmasipun..kami segenap prameker minta maap kalo selama ngelaju banyak salah dan dosa, yo karang wong okeh yo mbak...sok jail he2...babay deh kakak...
....jangan lupa jaket prameknya mkn ada yg mau ngelungsur mbak ha2....Diposting oleh joao de pinto di 19.35 0 komentar
Alasan Kenapa pada Rel Kereta Terdapat Kerikil
Entah anda perhatikan atau tidak, hampir di sepanjang rel kereta api biasanya terdapat batu kerikil yang terletak di bawah dan pada samping kanan dan kiri rel kereta api. Batu kerikil ini memang sengaja disebar di sekitar rel kereta api tersebut. Dan ternyata batu kerikil ini memiliki fungsi yang sangat penting untuk menunjang keberadaan rel kereta api yang berdiri di atasnya. Fungsi Batu Kerikil pada Rel Kereta Api 1. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api yang pertama adalah sebagai bantalan pemberat. Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap berdiri dengan stabil. Sehingga kereta api yang berjalan di atasnya pun dapat berjalan dengan baik. 2. Batu kerikil ini juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorber) yang terjadi ketika kereta api tengah lewat. Sehingga goncangan yang terjadi ketika kereta api melintas dapat dikurangi. Dan rel kereta api pun tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama. 3. Fungsi berikutnya yaitu untuk menahan dan memperlancar aliran air di saat hujan. Fungsi ini berperan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api. Dimana bila hal ini terjadi maka dapat menyebabkan kecelakaan serius bagi kereta yang melintas seperti kereta anjlok dan yang lainnya. 4. Dan yang terakhir, batu kerikil juga berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rerumputan di sekitar rel dapat dapat secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan penggemburan tanah di bawahnya. Hal ini tentunya dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api. Mengapa di Beberapa Tempat Tidak Terdapat Kerikil Seperti yang kita lihat pada beberapa tempat, ada posisi-posisi tertentu dimana di bawah rel kereta api tidak terdapat batu kerikil. Seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya, dimana tidak terdapat satu butir pun batu kerikil yang sangat berperan penting bagi keberadaan rel kereta api. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu kerikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.
Pada jembatan kereta api, jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas. Demikian pun dengan rel kereta yang terdapat pada jalan raya, jalan aspal telah menggantikan peranan batu kerikil dengan baik. Sehingga pada tempat-tempat tersebut, tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan di bawah rel kereta api. sumber:http://al-teko.blogspot.com/2011/06/alasan-kenapa-pada-rel-kereta-terdapat.htmDiposting oleh joao de pinto di 18.54 0 komentar
Selasa, 19 Juli 2011
Senin, 04 Juli 2011
Prameker yang berkurang....

Kagem Pak Basuki sugeng Paripurno, mugi sehat selalu....Amin
Buat Kang Yanto sugeng menjalani hidup baru dan sukses slalu...Amin
Diposting oleh joao de pinto di 17.33 0 komentar
Rabu, 15 Juni 2011
Kereta Prambanan Eksekutif di Uji cobakan

PT Kereta Api Daerah Operasi IV Yogyakarta akan mengujicobakan Kereta Api Prambanan Express (Pramex) Eksekutif untuk perjalanan Solo-Yogyakarta. Kereta api tersebut akan dijalankan dua kali perjalanan pergi dan pulang.
“Permintaan dari masyarakat cukup banyak,” kata Kepala Stasiun Besar Balapan Surakarta, Sugiyanto. Permintaan tersebut disampaikan oleh masyarakat kepada PT Kereta Api melalui kotak saran yang disediakan di stasiun. Menurut Sugiyanto, saat ini tingkat okupansi KA Pramex regular kelas bisnis terbilang cukup tinggi, terutama di setiap akhir pekan. “Rata-rata bisa mencapai 150 persen,” katanya. Berarti, sepertiga dari penumpang terpaksa tidak mendapatkan tempat duduk. Padahal di akhir pekan, KA Pramex bisnis melakukan 12 kali perjalanan.
Sugiyanto mengatakan, untuk KA Pramex Eksekutif tersebut akan memanfaatkan gerbong KA Argolawu yang selama ini hanya menganggur di depo Balapan pada siang hari. “Kondisi tersebut dianggap kurang efektif,” kata Sugiyanto. Karena itu, PT Kereta Api berinisiatif untuk mencoba menjalankan gerbong tersebut untuk mengangkut penumpang dari Solo ke Yogyakarta dan sebaliknya sebagai KA Pramex.
Sedangkan menurut Pemimpin Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Purwosari Surakarta, Jaka Mulyana, KA Pramex eksekutif tersebut masih memungkinkan untuk berhenti di stasiun kecil, termasuk Stasiun Purwosari. “Tentunya jika banyak penumpang yang berminat, minimal 10 penumpang,” kata Jaka Mulyana.
Dirinya menambahkan, KA tersebut hanya membutuhkan waktu 48 menit untuk menempuh perjalanan dari Surakarta dan Yogyakarta. “Sesuai dengan standar kereta eksekutif, KA Pramex tersebut juga dilengkapi dengan pendingin ruangan,” kata Jaka Mulyana. Hanya saja tarifnya menjadi jauh lebih tinggi. Jika tarif KA Pramex bisnis hanya Rp 7.000 per penumpang, untuk KA Pramex Eksekutif tersebut akan menerapkan tarifRp 20.000 per penumpang.
source:www.tempointeraktif.com
Diposting oleh joao de pinto di 17.42 0 komentar
Agustus, Tarif KA Prameks Naik

Stasiun besar Balapan Solo
PT Kereta Api Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta bakal menaikkan tarif KA Prambanan Ekspress (Prameks) yang memiliki rute utama Solo-Yogyakarta. Kebijakan itu terpaksa diambil lantaran imbas tingginya harga bahan bakar nonsubsidi.
Juru bicara PT KA Daops VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan harga baru tiket itu akan berlaku sekitar Agustus mendatang. “Kami masih mengkaji besaran kenaikannya,” kata Eko saat meninjau jalur rel Wonogiri-Solo, 4 Mei 2011. Dia memperkirakan harga yang akan diberlakukan berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 11 ribu tiap penumpang.
Harga tiket KA Prameks yang berlaku saat ini ditetapkan saat harga bahan bakar hanya Rp 4.500 per liter. Harga tiket untuk penumpang yang menempuh rute Solo-Yogyakarta dan sebaliknya sebesar Rp 9 ribu.
Sedangkan saat ini PT KA harus menebus bahan bakar diesel nonsubsidi dengan harga Rp 9.500 per liter. Dengan tarif yang berlaku, PT KA hanya mendapat laba sebesar Rp 362 per penumpang. “Jadi, kami kesulitan berinvestasi untuk menambah pelayanan,” kata Eko.
Eko berjanji, PT KA akan memperbaiki layanan kepada penumpang, salah satunya dengan menambah frekuensi perjalanan. Satu rangkaian KA Prameks yang rusak sejak Oktober lalu mulai dioperasikan bulan depan. Saat ini, kereta jenis rel diesel elektrik itu sedang diperbaiki di PT Industri Kereta Api (INKA) Madiun.
Selain itu, pada 19 Juni mendatang mereka juga akan meluncurkan KA Prameks yang dilengkapi dengan penyejuk ruangan. Sayangnya, Eko masih enggan menyebut harga tiket yang akan diberlakukan.
Sebelumnya, Februari tahun lalu PT KA pernah merencanakan kenaikan harga tiket dari Rp 8 ribu menjadi Rp 10 ribu. Namun, rencana itu mendapat protes keras para penumpang. Akhirnya PT KA hanya menaikkan tarif menjadi Rp 9 ribu yang berlaku sejak April 2010.
Bambang Mintosih, salah seorang pelanggan Prameks, menganggap kenaikan harga itu masih dalam tingkat kewajaran. “Asal kereta yang seperti odong-odong itu cepat diperbaiki,” kata penumpang yang tiap hari menumpang KA Prameks itu. Yang dia maksud adalah salah satu dari empat rangkaian KA Prameks berwarna ungu yang sering mengalami kerusakan.
MOHON KOMENTAR ANDA....
source:www.tempointeraktif.com
Diposting oleh joao de pinto di 17.35 0 komentar
Senin, 06 Juni 2011
Selasa, 24 Mei 2011
Tiket Pramex naik, penumpang minta PT KA perbaiki kinerja

Seperti diketahui sebelumnya, per tgl 1 Agustus 2011 PT KA resmi melakukan penyesuaian tarif Prameks rute Solo-Yogyakarta dari Rp 9.000 per penumpang menjadi Rp 11.000 per penumpang. Begitu pula, Jogja-Kutoarjo.
Salah seorang PNS asal Kutoarjo yang juga pelanggan Prameks, Papang Eko Nugroho(sori bos aku njilih jenengmu), mengatakan penyesuaian tarif Prameks ini sebenarnya memberatkan pelanggan yang setiap hari melakukan mobilitas Kutoarjo-Yogyakarta dan sebaliknya.
“Meskipun kenaikan tarif hanya Rp 2.000, tetapi masalahnya kereta Prameks itu sering sekali terlambat. Pelanggan banyak dirugikan kalau Prameks masih seperti itu. Saya sendiri pernah mengalami, dari Kutoarjo seharusnya berangkat kurang dari pukul 06.00 WIB, kereta malah baru datang 006.00 WIB. ” papar Papang, saat ditemui pengelola Blog tadi pagi (25-05-2011).
Sementara, dari pantauan pengelola blog di Stasiun Tugu dan lempuyangan hampir setiap loket ditempel papan pengumuman terkait penyesuaian tarif tersebut.
Tapi sekali lagi apakah sudah sesuai dengan pelayanan KA, kenaikan yang Rp. 2000 adalah sangat berat bagi kami para penglaju, dengan mempertimbangkan harga tiket untuk kereta jarak pendek seperti KRL di jakarta yang harga tiketnya hanya berkisar Rp 5000 an, artinya dengan harga tiket Rp. 11000 harusnya Prameker layak mendapatkan layanan Kereta yang ber "AC"....tapi apa lacur...apakah mereka memikirkan hal itu, jangan-jangan pendapatan KA Pramek sengaja di GENJOT untuk mensubsidi kereta yang lain...penumpang hanya bisa menjerit...pengelola jasa tidak memikirkan konsep angkutan masal yang jelas-jelas harus "MURAH"...
coba bayangkan : "Saat ini, rata-rata penumpang Prameks dari Solo Balapan berkisar pada angka 800 hingga 1.200 penumpang per harinya.itau kata : Kepala Stasiun Solo Balapan...
Diposting oleh joao de pinto di 22.42 0 komentar
Rabu, 04 Mei 2011
Profile beberapa Prameker ketika menunggu Pramek dateng...
Diposting oleh joao de pinto di 21.08 0 komentar
Selasa, 26 April 2011
Perjuangan para suami demi kelancaran ketersediaan periuk nasi yg penuh Prameker's .........
Diposting oleh joao de pinto di 18.12 0 komentar










































